Noheartfeeling’s Blog

AKTIVA DAN PENGUKURANNYA

Posted on: Februari 24, 2009

Ø  Historians

·         Neraca : Laporan jumlah residual yang akan dibawa ke periode-periode masa depan

·         Lebih menyukai metode FIFO karena dalam periode inflasi FIFO memberikan ukuran marjin yang lebih tepat.

·         Asset Lialibility approach,fokus pada neraca.

 

Ø  Futurist

·         Biaya masa berjalan.

·         Neraca : Fokus sentral dan menyatakan penghasilan yang akan diperoleh sebagai urutan ke 2.

·         Lebih menyukai metode FiFO karena memberikan ukuran nilai aktiva yang baik di neraca

·         Kelemahannya adalah menghasilkan ukuran harga pokok penjualan yang kurang tepat.

·         Revenue-expense approach ,fokus pada income statement

 

Ø  The Measurement

·         Proses memberikan moneter kuantitatif yang berarti pada objek atau peristiwa yang berkaitan dengan suatu badan usaha dan diperoleh sedemikian rupa dan sehinnga jumlah itu sesuai untuk agregasi(total penilaian aktiva) atau disagregasi sesuai dengan situasi tertentu.

·         Objek : A/R ,Plant & equipment,hutang jangka panjang

·         Aktivitas : penjualan barang  & jasa

 

 

 

Ø  Exchange Prices

·         Nilai keluaran : Dana yang diterima oleh suatu perusahaan yang didasarkan terutama pada harga pertukaran untuk produk atau keluaran perusahaan itu.

·         Nilai masukan : ukuran imbalan yang diserahkan untuk memperoleh aktiva yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam operasinya.

Ø  Kategori Utama Nilai Pertukaran

                                                                Input Values                                      Output Values

Past                                                       Historican Cost                                  Past selling Price

Current                                                                Replacement Cost                           Current Selling Prices

Future                                                  Expected Cost                                   Expected Resiable Value

Ø  Revaluasing Assets

·         Bila aktiva direvaluasi,diperlukan pengukuran baru

·         Jika ditetapkan bahwa yang relevan adalah biaya non transaksi,mungkin perlu menggunakan pertukaran antara satuan-satuan usaha lain untuk mengetahui pengukuran barabng dan jasa untuk akutansi tertentu.

 

Ø  Historical Input Cost

·         Biaya Hiatoris : Harga agregat yang dibayarkan perusahaan untuk memperoleh kepemilikan dan penggunaan suatu aktiva,termasuk semua pembayaran yang diperlukan untuk mendapatkan aktiva itu dilokasi dan dengan kondisi yang disyaratkan agar aktiva itu dapat memberikan manfaat dalam produksi atau operasi perusahaan lainnya.

·         Jika aktiva dipertukarkan selain dengan kas,maka biayanya merupakan harga jual sekarang,bukan book value ataupun input value lainnya,karena aktiva tidak lebih lama ditahan untuk memperoleh manfaat dimasa mendatang.

 

Ø  Keunggulan Historical Cost

·         Biaya dapat diuji dan merupakan harga transaksi yang sudah direalisasi.

·         Biaya timbul dari transaksi yang wajar,yang disepakati bersama oleh pembeli dan penjual  dalam suatu perekonomian bebas,yang merupakan nilai minimum aktiva bagi si pembeli.

·         Nilai minimum merupakan cost yang mencerminkan nilai aktual aktiva bagi perusahaan saat diperoleh.

 

Ø  Kelemahan Historical Input Cost

·         Nilai aktiva bagi perusahaan mungkin berubah dari waktu ke waktu.

·         Setelah periode waktu yang panjang ,nilai itu mungkin tidak mempunyai arti apapun sebagai pengukur kuantitas sumber daya yang tersedia bagi badan usaha,nilai manfaat masa depannya atau harga pasarv masa berjalan aktiva itu.

·         Perubahan harga lebih mempunyai relevansi dan komparabilitas biaya historis yang ditetapkan pada aktiva tidak lancar dari pada biaya yang diterapkan pada aktiva lancar,hal

ini karena lebih panjangnya periode dari tanggal perolehan ke  periode pengguna rata-rata.

 

Ø  Jenis Historical Cost

·         Biaya Bijaksana (Prudent Cost)

·         Biaya Standart (Standart Cost)

·         Biaya Asal (Original Cost)

 

Ø  Biaya Bijaksana (Prudebt Cost)

·         Hanya biaya normal yang dibayarkan untuk properti yang harus dimasukan dalam pengukuran aktiva atau aktivitas oleh manajemen yang bijaksana.

·         Dapat diterapkan pada penilaian aktiva secara umum

·         Konsep biaya dapat diterapkan pada perolehan barang eceran.

·         Biaya normal yang dibayarkan untuk memperoleh &mengukur suatu objek atau aktivitas.

·         Konsep ini sulit diterapkan karena memerlukan pertimbangan dalam menentukan cost apa yang berlebihan dan cost yang diperlukan.

 

Ø  Biaya standart (Standart Cost)

·         Menerapakn pada penilaian berdasarkan berapa biaya yang seharusnya .menurut asumsi-asumsi tertentu yang menyangkut tingkat efisiensi produktif dan pemanfaatan kapasitas yang diinginkan.

·         Merupakan konsep penilaian input berdasarkan pada harga tukar yang tepat dari sejumlah barang dan jasa tertentu yang diperlukan untuk menghasilkan produk itu.

·         Disamping merupakanalat manajerial untuk mengendalikan biaya,juga merupakan konsep penilaian yang berguna bagi aktiva yang diperoduksi.

·         Kelemahan : tidak adanya ketidak pastian

 

Ø  Keunggulan biaya standar

·         Biaya ketidak efesienandihilangkan

·         Suatu produk tidak jadi lebih bernilai karena adanya kapasitas yang tidak terpakai.

·         Biaya ketidak efesienan serta kapasitas yang tidak terpakai ini merupakan kerugian yang ditanggung oleh perusahaan dalam periode berjalan.

 

 

-D.A.M.A.R-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: