Noheartfeeling’s Blog

KONTROL INTERNAL

Posted on: Februari 23, 2009

DEFINISI AWAL

Kontrol internal berisi rencana organisasi yang terkordinasi dan pengukuran–pengukuran yang diterapkan  di perusahaan untuk mengamankan aktiva ,memeriksa akurasi dan keandalan data akutansi ,meningkatkan efisiensi operasional ,dan mendorong ketaatan terhadap kebijakan manajerial yang telah diterapkan

DEFINISI MENURUT AICPA

Kontrol internal adl suatu proses yang dipengaruhi oleh aktivitas dewan komisaris,manajemen atau pegawai lainnya yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang wajar mengenai pencapaian tujuan pada hal-hal berikut ini:

          Keandalan pelaporan keuangan

          Efektivitas dan efisiensi operasi

          Ketaatan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku

DEFINISI MENURUT INTERNAL AUDITOR

Kontrol adalah penggunaan semua sarana perusahaan untuk meningkatkan, mengarahkan, mengendalikan dan mengawasi berbagai aktivitas dengan tujuan untuk memastikan bahwa tujuan perusahaan tercapai

MODEL COSO

  1. Lingkungan Kontrol
  2. Penentuan Risiko
  3. Aktivitas Kontrol
  4. Informasi dan Komunikasi
  5. Pengawasan

KONTROL PREVENTIF,DETEKTIF DAN KOREKTIF

          Kontrol preventif adalah kontrol yang diterapkan untuk mencegah hasil-hasil yang diharapkan sebelum terjadi.

          Kontrol Detektif adalah kantrol yang dirancang untuk menemukan hasil-hasil yang tidak diharapkan pada saat terjadinya.

          Kontrol Korektif adalah kontrol yang dirancang untuk memastikan bahwa tindakan korektif diambil untuk memperbaiki hal-hal yang tidak diharapkan atau untuk memastikan bahwa hal-hal tersebut tidak terulang.

KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK KONTROL

          Tepat waktu

          Ekonomis

          Akuntabilitas

          Penerapan

          Fleksibilitas

          Menentukan Penyebab

          Kelayakan

WHY CONTROL DON’T WORK

Aldag dan Stearns mengidentifikasi 4 reaksi terhadap sistem kontrol :

          Dianggap sebagai permainan

          Dianggap objek sabotase

          Informasi yang tidak akurat

          Ilusi kontrol

Penyebab-penyebab sistem kontrol tidak beroperasi sebagai mestinya :

          Apati

          Keletihan

          Penolakan dari eksekutif

          Kompleksitas

          Komunikasi

          Aspek efisiensi

The importance of control to the internal auditor

          Audit yang baik tidak bisa dihafal dan dilakukan di luar kepala

          Kontrol yang baik bergantung pada orang-orang baik,orang yang memiliki motivasi dan memiliki pelatihan yang mememadai

          Kontrol yang baik dapat rusak

          Kontrol yang bagus bisa jadi terlalu bagus

          Menggunakan cara pandang manajemen serta tetap mempertimbangkan orang,waktu,lingkungan risiko dan kondisi

 

 

-D.A.M.A.R-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: